Komisi I DPRD Tabanan Sosialisasikan Dua Ranperda Inisiatif

Dewan

KEDIRI- Komisi I DPRD Tabanan sosialisasikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang desa wisata dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di gedung DPRD Tabanan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (18/1). Ranperda ini bertujuan menciptakan pelayanan publik yang cepat dan transparan pada PTSP. Sebab masyarakat keluhkan PTSP yang ribet.  

Sosialisasi dua Ranperda Inisiatif dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi didampingi Sekretaris I Gusti Nyoman Omardani. Sosialisasi dihadiri Asisten I Setda Tabanan I Wayan Yatnanadi dan akademisi dari Universitas Warmadewa. Peserta sosialisasi yakni camat, perbekel, bendesa adat, pengelola objek wisata, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan. “Ranperda ini bertujuan meningkatan pendapatan asli daerah dan memaksimalkan kerja daerah,” tegas Eka Putra.

Eka Putra menyebut, selama ini pelayanan izin tidak terfokus pada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpada Satu Pintu. Tetapi masih ada OPD lain sehingga masyarakat harus bolak-balik urus izin. “Ada 86 jenis izin terpencar kepengurusannya di masing-masing OPD dan baru 14 izin ditangani Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu,” ungkap politisi muda asal Desa Batannyuh Belayu, Kecamatan Marga tersebut. Dengan ditetapkannya Ranperda PTSP menjadi Perda akan terwujud pelayanan terintegrasi dan tidak ribet. Ditambahkan, Ranperda PTSP berkaitan dengan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dan Permendagri 2014 tentang pelayanan satu pintu. gus

Komentar