Kehilangan Pekerjaan, Ayah Dua Anak Tewas Gantung Diri

Anggota Polsek Marga olah TKP di Banjar Geluntung Kaja, Desa Geluntung, Marga, Tabanan, Senin (7/1). Foto ISTIMEWA

MARGA – Ayah dua anak, I Nyoman Suarsa (46) ditemukan tewas gantung diri di pohon manggis belakang rumahnya, Banjar Geluntung Kaja, Desa Geluntung, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (7/1) pagi. Korban menjerat lehernya dengan tali plastik warna biru sepanjang 4,4 meter. Korban diduga nekat gantung diri karena kehilangan pekerjaan. Korban dirumahkan atau diberhetikan dari tempat kerjanya di vila.   

Peristiwa gantung diri ini diketahui sekitar pukul 06.00 Wita. Peristiwa tragis ini diketahui pertama kali oleh ayah korban, I Wayan Parik (80). Saat itu Parik pulang dari jalan-jalan dan menuju ke belakang rumah. Saat itulah dia melihat putranya tergantung di pohon manggis. Parik berteriak histeris dan didengar oleh istri korban. Bersamaan dengan itu, Sekdes Geluntung I Wayan Budiawan dan saksi lainnya, I Nyoman Dana (21) datang ke lokasi kejadian.

Nyoman Dana dan warga lainnya memanjat pohon manggis untuk menurunkan korban. Korban diturunkan dengan cara memotong tali. Posisi korban tergantung cukup tinggi sekitar 8 meter dari tanah. Korban diturunkan menggunakan tali. Saat diturunkan tubuh korban sudah dingin dan dibawa ke balai dangin. Anggota Polsek Marga dan petugas kesehatan mendatangi rumah korban. Kapolsek Marga, AKP I Gusti Made Sudarma, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal murni gantung diri. Terdapat jeratan tali pada leher, keluar sperma, dan lingkar pada kelopak mata 3 mm.  

Korban diduga nekat gantung diri karena tekanan ekonomi. Korban baru berhenti kerja dari vila sementara anak-anaknya mulai sekolah dan membutuhkan biaya. Sebelumnya, istri korban sempat menyarankan cari pekerjaan lain ada tambahan untuk biaya anak-anak. Saran itupun diterima baik oleh korban dan tidak ada keributan. sug

Komentar