SDN 3 Kukuh tanpa Kepala Sekolah

Sugianto

MARGA– Sejak tanggal 2 Januari 2018, SDN 3 Kukuh di Banjar Munggal, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, tanpa kepala sekolah. Ironisnya, menjelang kenaikan kelas atau pembagian raport, kursi kepala sekolah belum juga terisi. Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, pun teriak agar SD Inpres yang ada di desanya segera dilengkapi kepala sekolah.

Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, memantau pelaksanaan ujian semester di SDN 3 Kukuh, Rabu (16/5). Saat itu ia pun menanyakan kepada guru yang bertugas apakah kursi kepala sekolah yang ditinggalkan I Wayan Tista sudah terisi? Ternyata hingga pelaksanaan ujian semester belum ada kepala sekolah. Di SDN 3 Kukuh hanya ada 10 guru yakni 4 guru PNS, 1 guru kontrak, dan 3 guru abdi. “Selaku perbekel saya mohon Dinas Pendidikan segera menugaskan kepala sekolah di SDN 3 Kukuh. Nanti siapa yang tandatangani raport siswa? Mohon segera diisi!” pinta Sugianto.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Marga, Made Yasa, mengatakan pada saat raportan dan penandatangan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) sudah pasti ada kepala sekolah baru. Dikatakan, Surat Keputusan (SK) kepala sekolah yang baru dan yang mengalami mutasi sudah dibagikan pada Senin, 14 Mei 2018. “Penerbitan SK bersifat kolektif,” terang Made Yasa.

Dijelaskan, Kepala SDN 3 Kukuh sebelumnya mengalami masa purna bhakti (pensiun). Selaku Kepala UPTD Pendidikan Marga, Made Yasa menunjuk Kepala SDN 1 Kukuh, I Gede Nyoman Putra Jaya, S.Pd untuk rangkap jabatan di SDN 3 Kukuh. Nyoman Putra Jaya diberikan tugas membantu menyelesaikan segala bentuk administrasi di SDN 3 Kukuh sebelum ada kepala sekolah definitif. sug

Komentar